Rabu, 21 Maret 2012

Sebuah masa

Bukankah telah lama kau kenal aku dengan deretan kata
Semenjak itupula kututup semua jalanku menuju rumah yang menerangkan tentangmu
Bahkan aku ingin mengikuti nyanyian ombak, menenggelamkan wajahku jauh dari pandangan langit biru
Sungguh semua sesal kini tlah mengeruhkan jiwa, hingga suatu hari aku percaya akan datang masa dimana aku dapat bercerita

Pagi datang
tersadar, bahwa kini aku sendiri
berdiri di tepi pepohon yang menarikku jauh dan jauh …..
meninggalkan cerita untuk sebuah kesempatan yang kuartikan bodoh sebagai pengorbanan
kini ia tak nampak
bingung aku mengartikan bahagia dan sedih
karena aku hanya perlu satu pertemuan untuk sebuah kepastian

Kutatap malam dari bingkai sang rembulan
Bersama lelah kutitipkan sebuah tanya pada raga yang terjaga
Apakah pena merah mengusikmu dari desau angin di luar jendela?
Menatap masa depan dengan senyum getir kesepian
Dan tawa tlah menghilangkan bulat matamu sampai lupa pada sebuah cerita
Aku memang terkesima
Datanglah ia dengan segenggam kisah padaku
Mengenang yang aku tak tahu
Membawa khayalan sejenak hanyut dalam malam
Bersama rembulan aku terjaga mengikuti setiap episode hari yang berlalu
Kadang perih, kadang bahagia
Katakanlah jika sudah usai!
Karena aku masih tak bergeming dalam diam
Setia bersama dingin yang meraja
Aku pun tak ingin pergi
Sampai kau berkata:tidurlah ini sudah larut malam
12mei11

Kamis, 14 Oktober 2010

bintang



Bintang merupakan lukisan langit yang Tuhan ciptakan sebagai penghias lazuardi kala kita menengadah ke atas.
Bintang kecil di langit yang biru,
amat banyak,
menghias angkasa,
aku ingin terbang dan menari,
jauh tinggi ke tempat kau berada....

Jumat, 27 Agustus 2010

Lama Nggak Belajar

Aku disini untuk apa kalau bukan untuk belajar, Belajar apapun, Aku tahu engkau karena aku melihat, mendengar dan merasakan, Melihat yang aku ingin lihat dan tak ingin kulihat, Mendengar yang aku ingin dengar dan tak ingin kudengar, Merasakan yang aku ingin rasa dan terpaksa merasakan yang tak ingin kurasa, Cita rasa yang engkau tawarkan begitu berbeda dan mungkin tak akan membuatku bosan, bagaimana aku akan bosan, jika setiap hari kau berikan sesuatu yang baru dan mengejutkan untukku, sesuatu yang kadang bisa menampar pikiranku begitu keras dan saat itu aku sadar kau sedang membuatku menjadi luar biasa, Tapi kali ini kau begitu jauh dan sudah lama aku tak berkunjung ketempatmu-tempat dimana kau suguhkan segelas susu madu ilmu hidup untukku. Terkadang aku rindu akan:teriakanmu yang menyuruhku membuka mata lebar2 untuk melihat betapa kecilnya dunia dan kau katakan aku mampu menggenggam dunia di tanganku, rindu akan matamu yang berbinar ketika kau mengatakan aku adalah seorang yang mau melakukan apapun dengan hati, rindu akan kelincahan caramu membaca manusia yang ingin bersahabat denganmu. Itu semua membuatku merinding sekaligus terharu saat pertama kali aku mengenalmu sampai sekarang. Dan akhirnya aku memahami satu hal, aku belajar banyak darimu. Terimakasih tak terhingga. Ilmu pengetahuan .